Tersadar dari lamunan yang membawaku terbang tinggi tanpa batas,
aku rebahkan jasadku menuju gerbang kemenangan.
tanpa kawan, tanpa diri, tanpa rasa...
sirnalah aku didalam kekosongan.
Warna bersih menghampiri,
sebagai tanda akan datangnya kemuliaan.
tanda bahaya pun berangsur memudar didalam kepekatan nurani,
sebagai tanda dihentikanNya waktu.
Penantian akan datangnya sebuah jawaban dari pertanyaan hati,
mengungkapkan kebodohan abadiku.
akankah Dia datang?
akankah semua ini berakhir indah?
Terjawab sudah segala kegalauan,
sebagai kesimpulan sebuah cinta tanpa ungkapan.
hanya ada kepastian...
kepadaMulah akan kupersembahkan segenap cita dan cinta...wahai Nurhayati!
Jumat, 31 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar